Dunia telah mengucapkan selamat tinggal kepada makhluk luar biasa yang hidupnya menjembatani tiga abad. Kebun Binatang San Diego baru-baru ini berduka atas meninggalnya Gramma, seekor kura-kura Galápagos yang diperkirakan berusia 141 tahun—seorang raksasa lembut yang bertahan lebih lama dari dua perang dunia, lebih dari 20 presiden AS, dan dua pandemi global. Lahir sekitar tahun 1884 di Kepulauan Galápagos, Gramma tiba di kebun binatang antara tahun 1928 dan 1931 sebagai bagian dari inisiatif konservasi awal. Dijuluki "Ratu Kebun Binatang" oleh pengasuhnya karena sikapnya yang manis dan pemalu, dia memikat generasi pengunjung, berevolusi dari sosok dalam foto hitam-putih vintage menjadi ikon media sosial modern. Pada November 2025, staf kebun binatang membuat pilihan penuh kasih untuk mematikannya secara manusiawi karena degenerasi tulang yang progresif terkait usia. Sebagai simbol abadi dari spesiesnya yang terancam punah, Gramma menginspirasi jutaan orang untuk mendukung upaya konservasi reptil di seluruh dunia. Untuk merayakan warisannya, kebun binatang menyarankan untuk menghormatinya dengan salah satu makanan favoritnya: salad segar yang menampilkan selada romaine dan buah kaktus. Meskipun Gramma tidak lagi bersama kita, umur panjang dan kehadirannya yang tenang terus menggarisbawahi peran penting Kebun Binatang San Diego dalam melindungi kura-kura Galápagos.